Mencintaimu, dicintai olehmu...

by 12:40:00 0 komentar
Hi you! yes, you, who told that find love is a difficult thing. Let i tell you : menjaga cinta itu lebih sulit jenderal!!!

Menemukan cinta itu, hanya soal jalan yang belum bertemu saja. Don't think more lah (siap-siap ditimpuk jombloers ^_^)... yang penting usaha n doa jalan beriringan (ngomong emang gampang sih *_*).

Nah, kalau urusan menjaga cinta,  musti ada usaha dan doa yang lebih...

Kadang orang berhenti pada titik "menemukan" dan atau "mendapatkan". Padahal setelah bertemu dan mendapatkan kita punya kewajiban untuk "menjaga" dan atau "menumbuhkan" agar tetap subur dan berbuah...( dikira berkebun kali yaa *_*)

Seorang kawan penulis mengatakan ada maqom berbeda antara mencintai dan dicintai. sampai tingkat tertentu aku menyetujui pernyataan tersebut. Mencintai identik dengan memberi. Adapun dicintai identik dengan menerima. Dalam kacamata subyektif memberi itu selalu lebih daripada menerima. Dalam konteks ini, orang yang mencintai memiliki maqom yang lebih tinggi ketimbang orang yang dicintai. Meski mencintai dan dicintai jelas memiliki maqom yang berbeda, tapi tidak menjadikan pihak yang mencintai menjadi lebih ketimbang pihak yang dicintai. Mencintai ataupun dicintai adalah proses hati yang muaranya sama, kebahagiaan.

Menjadi pihak yang dicintai, membuat kita berbesar hati menerima limpahan cinta  bagaimanapun bentuknya, yang kita sukai ataupun tidak. Takarannya kurang atau berlebih. Menimbulkan bahagia atau justru menorehkan duka.

Pun, menjadi pihak yang mencintai, tanpa tahu harus melimpahkan cinta dengan cara yang bagaimana, mungkin membuat semua usaha mencintai menjadi sia-sia.

Anyway, dalam rangka menjaga cinta, baik sebagai pihak yang mencintai ataupun dicintai tetaplah membutuhkan komunikasi. Bahkan komunikasilah yang akhirnya bisa menjembatani urusan mencintai dan dicintai hingga menjadi maqom yang setara dan saling. Pada akhirnya, tak masalah engkau menjadi pihak yang lebih mencintai atau justru lebih dicintai, karena komunikasi akan terus menjaga komitmen cinta kalian. Dan ketimbang meributkan siapa yang lebih mencintai siapa, lebih baik bergandengan tangan untuk berbahagia bersama-sama.

Kalau kau belum menemukan jalan untuk bahagia, don't worry be happy... just be a kind person. You will never regret lah...^_^



-Catatan siang, 14 Juni 2016-

sarah amijaya

Developer

An ordinary woman, Blogger wanna be, Books lover, Happy wife and moms.

0 komentar:

Post a Comment