Belajar bersyukur dari pedagang rujak

by 18:51:00 0 komentar

✨ Belajar bersyukur dari pedagang rujak ✨

HARI ini hujan ☔ mulai jam 9⏰ pagi,seorang tukang rujak🍡 numpang berteduh di teras ruko.Beliau saya pinjamkan tempat duduk dari dalam toko.Masih penuh gerobaknya dengan buah-buah🌽 tertata rapi.Kulihat dari dalam toko beliau membuka buku kecil.Rupanya sebuah alquran📕.

Beliau begitu tekun dengan Al-Qurannya.Sampai jam setengah 11 hujan tak kunjung berhenti.Saya mulai risau karena sepi pembeli💴.Saya keluar sekadar memberikan air minum 💧kemasan dan beberapa butir kurma.Tidak ada sedikitpun raut gelisah terlihat di wajahnya.

👤“Kalau musim ☔ hujan jualannya repot juga ya, Pak…?” Kataku sambil menatap gerobaknya lalu aku katakan lagi “Masih banyak banget.”

Beliau tersenyum, “Iya bu.. Mudah-mudahan ada rejekinya.. .” jwbnya.💖

👤“Aamiin,” kataku.“Kalau gak habis gimna, Pak?” tanyaku penuh iba…✨

"Ya..Kalau gak abis ya risiko,Bu..Kalau buah yang ga bisa bertahan sampai besok kayak semangka 🍉,melon 🍈 yang sudah kebuka ya saya kasih ke tetangga,toh mereka juga seneng 💝 dari pada kebuang. Kalau kayak bengkoang, jambu🍋, mangga 🍏 yang masih bagus bisa disimpan.
Mudah-mudahan dengan memberi ke tetangga saya dapet nilai sedekah,” katanya tersenyum

👤“Kalau hujan ☔ terus sampai sore⛅ gimana, Pak?” tanyaku lagi.

“Ya Alhamdulillah bu💖… Berarti rejeki saya hari ini diizinkan banyak berdoa✨ dan meminta sesuatu 💎 sama Allah. Kan kalau hujan ☔ waktu mustajab buat berdoa bu…” Katanya sambil tersenyum. “Dikasih kesempatan berdoa juga kan rejeki, Bu…”

👤"Terus kalau gak dapet uang 💴 gimana, Pak?” tanyaku lagi.

“Berarti rejeki saya bersabar, Bu… Allah yang ngatur rejeki💴, Bu… Saya bergantung sama Allah.. Apa aja bentuk rejeki yang Allah kasih ya saya syukuri ❤ aja. Tapi Alhamdulillah, bertahun tahun sayaa jualan rujak 🍡 belum pernah sampai kelaparan.Pernah gak dapat uang 💴 sama sekali, tau tau tetangga ngirimin 💝 makanan. Kita hidup cari apa Bu, yang penting bisa makan biar ada tenaga buat ibadah dan usaha,” katanya lagi sambil memasukan Al-Qur'annya 📕 ke kotak di gerobak.

“Mumpung hujannya rintik, Bu… Saya bisa jalan .. Makasih yaa ,Bu…” katanya sambil menutup badannya dengan plastik dan membuka payung🌂 yang menempel di grobaknya

👤Saya terpana🌟…Betapa malunya saya, dipenuhi rasa gelisah ketika hujan ☔ datang, begitu khawatirnya rejeki materi 💵 tak didapat sampai mengabaikan nikmat yang ada di depan mata.Tiba-tiba hati yang tadinya gundah menjadi ceria, mumpung masih hujan… Masih ada kesempatan dapat berdoa di waktu mustajab.

sarah amijaya

Developer

An ordinary woman, Blogger wanna be, Books lover, Happy wife and moms.

0 komentar:

Post a Comment