Ketika aku tergoda untuk berdebat #part 1

by 08:10:00 3 komentar



Setelah pemilu berlalu, aku pikir tidak ada lagi perdebatan antara teman-teman yang nyoblos maupun yang golput. Para penuntut ilmu akan lebih serius lagi menuntut ilmu tanpa tergoda mencampuri fitnah ini itu terkait ijtihadnya ulama.

Tapi, sedih rasanya melihat kebanyakan kawan-kawan salafy yang ternyata masih belum memiliki jiwa besar dalam menyikapi perbedaan yang sebenarnya hanyalah masalah ijtihady yang dalam kasus ini: boleh tidaknya ikut pemilu.

Gak penting juga sih, menceritakan apa pilihanku *_*. Tapi yang pasti aku menghargai pilihan golput ataupun nyoblosnya kawan-kawan. Toh masing-masing pilihan berdasarkan ilmu yang kelak akan dipertanggungjawabkan masing-masing.

Pernah denger dong ya “kelurusan aqidah seseorang salah satunya bisa dilihat dari akhlaqul karimah”. Jadi tak perlulah  saling mencela, insyaallah kita masih sama-sama tegak di aqidah yang sama, manhaj yang sama…

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah pernah mengatakan:
وَأَمَّا الِاخْتِلَافُ فِيالْأَحْكَامِفَأَكْثَرُ مِنْ أَنْ يَنْضَبِطَ وَلَوْ كَانَ كُلَّمَا اخْتَلَفَ مُسْلِمَانِ فِي شَيْءٍ تَهَاجَرَا لَمْ يَبْقَ بَيْنَ الْمُسْلِمِينَ عِصْمَةٌ وَلَا أُخُوَّةٌ وَلَقَدْ كَانَ أَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا سَيِّدَا الْمُسْلِمِينَ يَتَنَازَعَانِ فِي أَشْيَاءَ لَا يَقْصِدَانِ إلَّا الْخَيْرَ

“Adapun perselisihan dalam masalah hukum maka banyak sekali jumlahnya. Seandainya setiap dua orang muslim yang berbeda pendapat dalam suatu masalah harus saling bermusuhan, maka tidak akan ada persaudaraan pada setiap muslim. Abu Bakar radhiallahu ‘anhu dan Umar radhiallahu ‘anhu saja—kedua orang yang paling mulia setelah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam—mereka berdua berbeda pendapat dalam beberapa masalah, tetapi keduanya tidak menginginkan kecuali kebaikan.” (Majmu’ Fatawa 5/408. )
======================
*Diberi judul “ketika aku tergoda untuk berdebat” karena sebenarnya aku benar-benar berusaha keras menahan tangan, juga lisanku bahkan untuk sekedar berkomentar di status teman-teman terkait perbedaan ini. Bagaimanapun aku pernah merasai ketika awal-awal fitnah sururi memecah belah ahlussunnah di Indonesia. Dan melihat perpecahan di depan mata itu……menyakitkan kawan!
Rasanya, kali ini lagi-lagi aku melihat pintu perpecahan yang makin terbuka lebar T_T
Allahu musta’an.


sarah amijaya

Developer

An ordinary woman, Blogger wanna be, Books lover, Happy wife and moms.

3 comments:

  1. Berdebat gak akan bikin orang mengalah, mba, yg ada malah kepengin menang. Makanya mending mingkem aja hehe... *pengalaman

    ReplyDelete
  2. berdebat yak~
    paling males. haha

    apalagi kalau udah menyangkut ke hak masing-masing. terserah yang bersangkutan aja sih~ toh aku gak rugi mbak ^^

    ReplyDelete
  3. sebisa mungkin sy menghindari perdebatan. Apalagi kalau nadanya udah makin meninggi

    ReplyDelete