Secangkir kopi dan penulis hebat

by 14:49:00 6 komentar


Aku tidak mencandu kopi. Akupun tak punya gelar penulis. Aku hanya seorang penikmat kopi dan pecinta tulisan......

Aku suka aroma kopi yang khas. Yang bahkan dengan sekedar menghirup wanginya membuatku merasa lebih rileks. Tentu itu sugesti pribadiku kawan. Pada kenyataannya aku hanya meminum kopi di saat-saat tertentu. 

Karena kopi tak memberi efek ‘melek’ pada indera visualku. Minum ataupun tak minum kopi tak banyak bedanya bagiku. Aku tetap bisa membuka mata dan menutup mata sesuai keinginanku, lebih tepatnya sesuai moodku. Jadi aku sebagai penderita migran cenderung meminum kopi hanya disaat sakit kepala dan atau migran menderaku. Menurut hasil penelitian sakit kepala dan migran ringan terbukti sembuh dengan meminum secangkir kopi pekat. And, it’s work with me...

Tapi tidak terlalu mengherankan bagiku, jika sebagian orang khususnya kawan-kawan penulis yang kukenal dekat di dunia maya ternyata mencandu kopi. Bagaimanapun kopi, jika dikonsumsi dengan baik dalam takaran 1-2 gelas perhari akan memberi manfaat bagi tubuh seperti mencegah penyakit jantung, storke, diabetes, memperkuat gigi dll (sumber).
gambar dari sini

Dan bagi seorang penulis, kopi menjadi penting karena kopi terbukti sebagai pembangkit stamina dan memberikan energi ekstra. Kopi juga bisa mengatasi permasalahan perubahan suasana hati atau mood yang biasanya mendera para penulis.

Konon katanya, mengkonsumsi kopi sesuai dosisnya secara teratur (berasa minum obat yak, heuheuheu...) akan memaksimalkan kinerja otak. Antioksidan yangterdapat dalam kopi mampu menangkal kerusakan sel-sel otak dan sekaligus membantu jaringan saraf untuk bekerja dengan baik. So para penulis yang memang kodratnya bekerja dengan otaknya (juga tangan buat ngetik ya) wajar jika membutuhkan doping berupa segelas kopi di tengah-tengah tarian jemarinya.

Tapi begitulah, setiap hal di dunia ini selalu bermata dua. Jika dikonsumsi dalam dosis berlebih, kopi akan menimbulkan efek berbahaya bagi tubuh kita. So, jika anda penulis yang juga penikmat kopi, saya sarankan minum kopi cukup dua cangkir perhari. 

gambar dari sini
Dan adalah saya, sosok yang begitu menghargai karya yang dihasilkan para penulis. Maka saya berharap, dari tangan-tangan penulis hebat negeri ini akan terus bermunculan karya-karya yang kelak akan mencerahkan pola pikir anak bangsa. Dan tentu tak akan mencengangkan bagi saya jika dibalik kesuksesan para penulis hebat tersebut ada campur tangan secangkir kopi yang beraroma nikmatJ

Keep writing friends.....!!!
And, enjoy your cofee .......!!!






sarah amijaya

Developer

An ordinary woman, Blogger wanna be, Books lover, Happy wife and moms.

6 comments:

  1. Bagi aku, nulis sambil minum kopi ide2 langsung keluar lancar bermunculan... :D Kopi is Mangstab!

    ReplyDelete
    Replies
    1. naaah. kopi mah emang best friendny para penulis mba:)

      Delete
  2. Sama mbak, kopi itu pengendur saraf2 yg tegang.. tapi suami sy tidak suka kopi.. ga masalah karena life is never flat ya.. salam kenal ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. suamiku suka kopi tapi juga gak nyandu sih, seperlunya ajah...sebenarnya dia minum kapan istrinya lagi pengen bikinin kopi aja heuheuheu...salam kenal juga ya mba:)

      Delete
  3. Terima Kasih Partisipasinya :)
    GOOD LUCK!

    Salam,
    Lisa Gopar

    ReplyDelete
  4. wah sama mba, aku juga kalo migren langsung minum kopi, dan alhamdlillah biasanya sembuh

    ReplyDelete