poem : BAIT RASAKU

by 09:18:00 0 komentar

Tatkala dulu hati kita terpaut dalam ikrar doa
Jasad kita bersanding dalam ramai suka cita
Binar matamu menyampaikan berjuta makna
Rasaku rasamu kian menyemai tunas cinta

Memandang dan menyentuhmu dengan halal
Itulah waktunya,
Mengasihi dan mencintaimu seutuhnya
Itulah masanya,





Kita mulai hari dengan rasa yang setara
Semoga demikian hingga akhirnya
Namun,
Adalah jiwa raga bukan kuasaku
powered by google
Jika esok kau tampak  waktu berlalu
Hingga jiwaku mulai bergetar sendu
Nafas-nafas cinta tak lagi terdengar merdu
Maka,
Jangan dera aku dengan amarahmu
Kubutuh hangatmu membelai kalbu
Menjembatani lagi kidung hati yang sempat melayu




Ya,
Ketika usia kebersamaan kita membilang lama
Butir-butir kerikil tak mungkin tak melanda

Namun,
Kupinta lelahmu tak kunjung ada
Untuk terus mencintaku hingga tak lagi bernyawa
Karena sungguh bagiku….
Kau adalah separuh jiwa
Yang kuingin bersama
Lebih lama dari selamanya


                                                           (Istana hatiku,
My 6th wedding anniversary 09 Juli 2012)

sarah amijaya

Developer

An ordinary woman, Blogger wanna be, Books lover, Happy wife and moms.

0 komentar:

Post a Comment